Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTA) Universitas Islam Bogor (UIB) Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari. Mengusung tema “Transformasi Generasi Emas, Menguatkan Intelektual, Mengukir Prestasi dalam Nilai Aswaja, Menuju Masa Depan Gemilang”, kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kemahasiswaan, serta berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di UIB.
Ketua Pelaksana MASTA UIB 2026, Rahmaniar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan, khususnya para panitia yang telah meluangkan waktu dan tenaga selama pelaksanaan MASTA.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung masih terdapat kekurangan maupun kesalahan. Kepada seluruh mahasiswa baru, Rahmaniar mengucapkan selamat datang di UIB dan berharap MASTA dapat menjadi awal yang baik dalam menjalani kehidupan perkuliahan.
“Semoga semangat intelektual dan pengembangan diri dapat terus tumbuh selama menjalani perkuliahan di UIB,” ujarnya.
Presiden Mahasiswa UIB, Haikal Sahid, menyampaikan bahwa transformasi kampus menjadi universitas menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen di lingkungan UIB. Menurutnya, perubahan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk turut mengambil bagian dalam menciptakan sejarah baru bagi kampus.
“Jangan hanya masuk perkuliahan kemudian langsung pulang. Mari ikut organisasi, karena organisasi bukan halangan untuk lulus tepat waktu. Kita bangun karakter melalui organisasi,” tuturnya.
Ia mengajak mahasiswa baru untuk terus berkarya, membangun sinergi, serta memberikan kontribusi bagi perkembangan UIB sebagai bagian dari perguruan tinggi di Jawa Barat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki peran sebagai peserta didik, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam berbagai aktivitas yang mendukung perkembangan lingkungan kampus.
Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UIB, Moh. Abdul Gopur, mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Menurutnya, organisasi menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk membangun karakter, mengembangkan kemampuan, serta belajar bekerja sama dan bertanggung jawab
Ia menilai keterlibatan dalam organisasi dapat menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, mahasiswa dapat belajar menghadapi dinamika, berkomunikasi, serta bekerja bersama orang lain.
Wakil Rektor III UIB, Galih Pratama, M.Pd., M.I.Kom., menyampaikan bahwa rangkaian MASTA selama tiga hari telah berjalan dengan lancar. Ia mengapresiasi mahasiswa baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Selain memberikan apresiasi, ia mengingatkan mahasiswa baru agar tetap menjaga kesehatan dan kedisiplinan dalam menjalani berbagai aktivitas di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, kegiatan selama tiga hari ini berjalan lancar. Mudah-mudahan semuanya dapat mengikuti kegiatan dengan senang hati tanpa mengurangi kedisiplinan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan diri mengikuti berbagai rangkaian kegiatan kampus berikutnya. Menurutnya, kesehatan dan kedisiplinan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam menjalani aktivitas akademik maupun kemahasiswaan.
Rektor UIB, Dr. Syamsul Rizal MZ., S.H.I., M.Pd.I., kemudian menutup secara resmi rangkaian MASTA UIB 2026. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari panitia, dosen, dekan dan wakil dekan, hingga jajaran wakil rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mahasiswa, termasuk mahasiswa paling tua dan mahasiswa yang menempuh perjalanan terjauh untuk mengikuti MASTA.
Selain itu, Rektor berpesan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu dari ruang perkuliahan. Menurutnya, lingkungan kampus menyediakan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk memperkaya pengetahuan melalui membaca, berdiskusi, membangun relasi, serta mengenal berbagai unsur yang ada di lingkungan perguruan tinggi.
“Jangan kenal hanya sesama teman, tetapi juga kenal siapa yang ada di atas. Kuliah jauh lebih dalam. Jangan sampai ilmu yang didapat hanya dari dosen. Ambil, baca, dan diskusikan,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan secara lebih luas. Proses pendidikan tidak hanya berlangsung ketika mahasiswa berada di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi, pengalaman organisasi, diskusi, membaca, dan berbagai kegiatan yang dapat memperkaya wawasan.
Rektor juga mengajak mahasiswa untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan mengembangkan diri sekaligus membangun lingkungan pertemanan yang positif.
“Selamat bergabung di kampus UIB. Mudah-mudahan kalian mendapatkan lingkungan, teman, dan dosen yang baik serta selalu mendukung kalian,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya MASTA UIB 2026, mahasiswa baru selanjutnya akan memasuki kehidupan perkuliahan dengan berbagai tantangan dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Rangkaian MASTA diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pengenalan kampus, tetapi menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk membangun budaya belajar, memperluas wawasan, aktif dalam organisasi, serta mengembangkan kemampuan dan prestasi.
Melalui semangat transformasi yang diusung tahun ini, mahasiswa baru UIB diharapkan mampu menjalani perjalanan akademiknya dengan semangat intelektual, karakter yang kuat, serta nilai-nilai Aswaja. Mereka juga diharapkan dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi, mengukir prestasi, membangun relasi, dan memberikan kontribusi positif bagi UIB maupun masyarakat.