Universitas Islam Bogor

Rapat Kerja Universitas Islam Bogor Dorong Tata Kelola dan Kemandirian

BOGOR — Universitas Islam Bogor (UIB) menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan sebagai momentum untuk merumuskan arah pengembangan kampus ke depan. Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dan Budaya Mutu Menuju UIB Ummul Qura yang Unggul dan Berdaya Saing”, rangkaian Raker berlangsung selama dua minggu dengan pelaksanaan tatap muka selama lima hari.

Ketua Pelaksana Raker, H. Fuad Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa Raker tahun ini dikemas dengan format yang berbeda. Selain diskusi strategis, kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural tersebut juga diisi dengan berbagai pelatihan dan workshop untuk memperkuat tata kelola manajemen lembaga.

“Ini merupakan momentum yang baik. Ketika kita memiliki visi dan misi yang sama, ditambah dengan kebersamaan, maka arah pengelolaan UIB ke depan akan semakin solid,” ujar Fuad dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UIB, Dr. KH. Syamsul Rizal MZ, S.H.I., M.Pd.I., menekankan pentingnya harmonisasi internal dan kerja sama tim dalam menghadapi masa transisi serta pengembangan kampus.

Rapat Kerja Universitas Islam Bogor Dorong Tata Kelola dan Kemandirian

Salah satu isu strategis yang turut menjadi sorotan dalam rangkaian Raker adalah pentingnya kemandirian finansial bagi lembaga pendidikan, baik kampus maupun pesantren. Hal tersebut dipaparkan oleh Prof. Dr. KH. Saiful Falah, M.Pd.I.

UIB berikhtiar untuk tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan utama, yakni biaya pendidikan dari mahasiswa atau santri. Dalam pembahasan tersebut, disampaikan pula contoh pengelolaan usaha oleh mahasiswa semester 3 yang disebut mampu menghasilkan pendapatan bersih mencapai Rp3 miliar per tahun bagi yayasan.

“Hal yang paling penting adalah bersama-sama membangun harmonisasi terlebih dahulu. Kita perlu menjaga apa yang sudah ada dan bersiap untuk maju ke depan. Proses migrasi lembaga yang sehat membutuhkan kerapian, masukan, jaringan, serta kerja sama dari semua pihak,” tegas Rektor UIB.

Sebagai salah satu langkah untuk memupuk jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru, UIB saat ini sedang membangun kawasan bisnis dan wisata yang ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Proyek tersebut digarap oleh kontraktor profesional dan dirancang memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya area tawaf yang terhubung dengan kolam renang serta restoran atau kafe. Fasilitas tersebut juga direncanakan menjadi tempat mahasiswa UIB berinteraksi dan berkumpul.

Scroll to Top