Universitas Islam Bogor (UIB) menyambut 421 mahasiswa baru melalui kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTA) 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri memasuki kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
MASTA 2026 mengusung tema “Transformasi Generasi Emas, Menguatkan Intelektual, Mengukir Prestasi dalam Nilai Aswaja, Menuju Masa Depan Gemilang.” Peserta MASTA terdiri atas 241 mahasiswa perempuan dan 180 mahasiswa laki-laki.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIB, Dr. Syamsul Rizal MZ., S.H.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa bangga atas semangat mahasiswa baru dalam menuntut ilmu di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, serta arus informasi yang semakin pesat.
Menurutnya, memasuki dunia perguruan tinggi merupakan sebuah proses transformasi bagi seseorang, yaitu perubahan dari status sebagai siswa menjadi mahasiswa. Perubahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan status pendidikan, tetapi juga mencakup perubahan dalam cara berpikir, bermusyawarah, serta mengembangkan ide dan gagasan.
“Memang kuliah itu berat, tetapi dampaknya hebat. Kuliah dapat mengubah pola pikir, ide, dan gagasan, terutama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan mahasiswa baru agar tetap menjadikan ilmu sebagai dasar dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal tersebut termasuk dalam penggunaan media sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial untuk membuat dan menyebarkan konten, tetapi aktivitas tersebut perlu disertai dengan pengetahuan dan tanggung jawab. Perkembangan teknologi diharapkan tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan memberikan manfaat.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa UIB, Haikal Sahid, menyampaikan bahwa tema MASTA 2026 memiliki semangat utama berupa transformasi. Ia berharap mahasiswa baru mampu mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membangun karakter berdasarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Haikal juga mengajak mahasiswa baru untuk tidak takut bermimpi, mencoba hal-hal baru, maupun menghadapi kegagalan. Menurutnya, keberanian untuk keluar dari zona nyaman menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengembangan diri dan persiapan menuju masa depan.
“Jangan takut bermimpi, jangan takut mencoba, dan jangan takut gagal,” menjadi semangat yang disampaikan dalam pembekalan kepada mahasiswa baru.
Selain itu, Ketua MPM UIB, Moh. Abdul Gopur, mengajak mahasiswa baru untuk aktif dalam kehidupan kampus. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya datang ke kampus untuk mengikuti perkuliahan kemudian kembali pulang, tetapi juga terlibat dalam berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.
Menurutnya, organisasi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, serta tanggung jawab.
“Di kampus bukan hanya belajar, tetapi juga belajar menjadi perubahan,” tuturnya.
Wakil Rektor III UIB, Galih Pratama, M.Pd., M.I.Kom., turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta memahami ekosistem kampus sebelum mahasiswa menjalani berbagai aktivitas akademik maupun kemahasiswaan.
Pemahaman terhadap lingkungan kampus menjadi bagian penting bagi mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi. Selain mengikuti kegiatan akademik, mahasiswa juga akan berhadapan dengan berbagai aktivitas organisasi, komunitas, dan kegiatan pengembangan diri.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MASTA 2026, Rahmaniar, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru UIB. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat serta memanfaatkan masa ta’aruf sebagai kesempatan untuk mengenal lingkungan kampus dan sesama mahasiswa.
MASTA 2026 menjadi salah satu langkah awal bagi 421 mahasiswa baru UIB dalam memulai perjalanan pendidikan tinggi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada lingkungan akademik sekaligus diarahkan untuk mengembangkan intelektual, karakter, potensi, dan prestasi berdasarkan nilai-nilai Aswaja.
Dengan semangat transformasi yang diusung dalam MASTA tahun ini, mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani kehidupan perkuliahan secara aktif, terus mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.