Pembina Yayasan PT UQI Bogor, Ustazah Nuril Izzah, M.Pd., mengajak para wisudawan Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor untuk memaknai keberhasilan dan kebermanfaatan bukan dari seberapa banyak kebaikan yang ditampilkan kepada publik, melainkan dari ketulusan dalam memberikan manfaat.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana VI IUQI Bogor, Rabu (16/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Nuril menyinggung fenomena flexing yang kerap muncul di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap kebaikan tidak harus selalu dipublikasikan atau diketahui banyak orang.
Menurutnya, seseorang tetap dapat memberikan manfaat kepada orang lain tanpa menjadikan kebaikan tersebut sebagai sesuatu yang perlu mendapatkan perhatian publik.
Ustazah Nuril kemudian mencontohkan sosok yang telah memberikan banyak kontribusi dalam perjalanan perkembangan UQI sejak awal tahun 2000-an. Berbagai bentuk bantuan yang diberikan tidak dijadikan sebagai sesuatu yang harus ditampilkan kepada masyarakat.
“Ketika kita berdaya, ketika kita memberi, tidak harus dipublikasikan. Insyaallah di langit nomor satu,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan bahwa menjadi pribadi yang bermanfaat tidak selalu harus disertai pengakuan dari orang lain. Ketulusan dalam memberikan manfaat menjadi salah satu nilai yang perlu dijaga dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap para wisudawan dapat membawa nilai tersebut dalam kehidupan mereka dengan terus berkarya, memberikan manfaat kepada masyarakat, serta menjaga ketulusan niat dalam setiap bentuk pengabdian yang dilakukan.