Universitas Islam Bogor

Gelar Pembekalan KKM, Universitas Islam Bogor Siap Terjunkan Mahasiswa hingga ke Arab Saudi, Thailand dan Indonesia

Memasuki tahapan krusial menjelang terjun langsung ke tengah masyarakat, Universitas Islam Bogor (UIB) resmi menggelar pembukaan serta pembekalan intensif Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahun ini. Langkah awal ini menjadi sorotan utama pihak kampus guna memastikan seluruh program pengabdian masyarakat dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Menariknya, pelaksanaan KKM UIB kali ini berhasil membuat terobosan besar dengan memperluas jangkauan pengabdian hingga ke level internasional. Selain ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, UIB secara khusus mendelegasikan sejumlah mahasiswa terbaiknya untuk membawa misi kolaborasi global di dua negara strategis, yakni Arab Saudi dan Thailand.

Misi Religi dan Sosial di Kaki Jabal Nur, Jeddah. Tercatat sebanyak 4 mahasiswa akan diterjunkan untuk mengabdi di Jeddah, Arab Saudi. Salah satu perwakilan mahasiswa KKM Internasional Jeddah, Dahrian Azhalul Diandri, mengungkapkan bahwa program mereka akan berpusat di Desa Thobir Al Adl, sebuah wilayah yang terletak persis di bawah kaki Jabal Nur.

​”InshaAllah di tahun ini kita akan melaksanakan KKM internasional. Saat ini persiapan kami sudah mencapai 70%. Alhamdulillah, kelompok kami sudah melakukan beberapa kali diskusi intensif terkait program-program yang akan dibahas dan dilaksanakan di sana nanti. Seluruh penyusunan program ini juga dibantu dan difasilitasi penuh oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIB,” ujar Dahrian.

Fokus pengabdian mereka akan menyasar sektor pendidikan dan sosial, tepatnya di Taman Fitya Multini School.

Sementara itu, misi internasional lainnya akan dijalankan oleh 8 mahasiswa yang siap bertolak ke Thailand. Muhammad Aulia Rahman, perwakilan dari kelompok KKM Thailand, menjelaskan bahwa fokus pengabdian mereka akan menyasar sektor pendidikan dan sosial, tepatnya di Taman Fitya Multini School.

​”Untuk KKM Internasional di Thailand, persiapan kami saat ini sudah berada di angka 50%. Kami bersama teman-teman kelompok sudah berkumpul untuk mematangkan program kerja serta membahas berbagai hal teknis dan tantangan yang mungkin dihadapi di sana,” jelas Aulia.

Di sisi lain, antusiasme yang sama juga dirasakan oleh ribuan mahasiswa yang akan melaksanakan KKM di dalam negeri. Mewakili kelompok KKM domestik (Indonesia), Muqfi Zul Khair menyatakan bahwa kelompoknya terus bergerak cepat untuk mengejar kesiapan demi menyukseskan program pengabdian lokal.

​”Untuk kelompok kami sendiri, persentase persiapan saat ini baru mencapai 40%. Hal ini karena kami baru saja berkumpul dan mulai berbincang-bincang mengenai detail program kerja yang akan kami laksanakan di masyarakat. Namun, kami optimis persiapan akan rampung tepat waktu sebelum penerjunan,” ungkap Muqfi.

Melalui program KKM yang bervariasi dari skala lokal hingga internasional ini, Universitas Islam Bogor berharap para mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan keilmuannya, tetapi juga dapat belajar beradaptasi, berinovasi, serta membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun global.

Scroll to Top